KaltengTime.com Puruk Cahu – Pada peringatan Hari Ekonomi Daerah ke-30 yang jatuh pada Sabtu (25/04/2026), Ketua DPRD Murung Raya, H. Rumiadi, S.E., S.H., M.H., menyampaikan visi besarnya. Beliau fokus pada upaya menekan angka kemiskinan melalui optimalisasi sektor unggulan daerah.
Rumiadi menjelaskan bahwa sektor perikanan, pertanian, dan hasil hutan bukan kayu memiliki potensi besar yang belum tergarap maksimal. Ia mengajak seluruh elemen untuk fokus mengembangkan sektor ini guna menciptakan lapangan kerja yang layak bagi masyarakat lokal.
Pihak DPRD menegaskan bahwa setiap langkah pembangunan ekonomi harus bermuara pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, Rumiadi mewanti-wanti agar peningkatan PAD tersebut tidak dilakukan dengan cara-cara yang merusak ekosistem lingkungan hidup.
Menurutnya, keberlanjutan adalah kata kunci dalam setiap kebijakan ekonomi yang didukung oleh legislatif. Rumiadi ingin agar kekayaan alam Murung Raya dapat terus dinikmati oleh generasi mendatang tanpa ada kerusakan yang berarti akibat eksploitasi berlebihan.
Dalam refleksi 30 tahun otonomi ini, ia juga menekankan pentingnya menciptakan iklim investasi yang kondusif. DPRD akan terus bekerja sama dengan eksekutif untuk menyusun regulasi yang mempermudah dunia usaha namun tetap melindungi kepentingan rakyat.
Ketua dewan mengakhiri pernyataannya dengan menegaskan bahwa ekonomi inklusif adalah target utama. Beliau berharap seluruh program ekonomi dapat menyasar lapisan masyarakat yang paling membutuhkan agar keadilan ekonomi benar-benar terwujud secara nyata.(*)



