Komitmen Pemkab Mura Jaga Kelestarian Budaya Lewat Duta Wisata

KaltengTime.com, Puruk Cahu – Pelestarian budaya menjadi poin utama dalam sambutan Bupati Murung Raya, Heriyus, pada penutupan pemilihan Bakah Bawe 2026. Kegiatan yang berakhir pada Jumat malam (10/4/2026) ini difokuskan untuk menjaga jati diri daerah di tengah arus modernisasi.

Pemerintah Kabupaten Murung Raya menekankan bahwa para duta wisata terpilih memikul tanggung jawab besar sebagai penjaga kebudayaan. Pemkab ingin agar identitas lokal tetap lestari dan dikenal luas melalui representasi para Putera Puteri Pariwisata.

Menurut Bupati, keterlibatan aktif generasi muda dalam ajang ini menunjukkan bahwa kecintaan terhadap budaya daerah masih sangat tinggi. Pemkab Mura berkomitmen untuk terus memfasilitasi kegiatan yang mampu menyelaraskan modernitas dengan tradisi leluhur.

Kehadiran Ketua TP-PKK Kab. Mura, Warnita Heriyus, dalam acara tersebut juga menjadi simbol dukungan terhadap pemberdayaan perempuan dalam menjaga kearifan lokal. Pemkab menilai perempuan memiliki peran sentral dalam mengenalkan budaya lewat tutur kata dan perilaku.

Melalui dinas terkait, Pemkab Mura akan melibatkan para Bakah Bawe dalam berbagai festival budaya tingkat provinsi maupun nasional. Hal ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mempromosikan kekayaan warisan budaya non-benda yang dimiliki daerah.

Dengan berakhirnya acara ini, Pemkab Mura mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung tugas para duta wisata. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat mewujudkan Murung Raya sebagai pusat wisata berbasis budaya di Kalimantan Tengah.(*)